Presiden: Bangun NTB Kembali dengan Konstruksi Rumah Tahan Gempa

Selasa, 04 September 2018 | 00:23 WIB
Share Tweet Share

Presiden Jokowi, saat memimpin langsung Apel Siaga NTB Bangun Kembali, di Lapangan Sepakbola Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (3/9/2018). [foto: istimewa]

[MATARAM, INDONESIAKORAN.COM] Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Apel Siaga dan berdialog dengan masyarakat, pada hari kedua kunjungannya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk meninjau percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Lombok dan Sumbawa.

"Boleh membangun rumah tipe apa saja dari batako, batu bata atau kayu, asalkan konstruksinya tahan gempa," ujar Presiden Jokowi, saat memimpin langsung Apel Siaga NTB Bangun Kembali, di Lapangan Sepakbola Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (3/9/2018).

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia merupakan negara rawan gempa karena terletak di ring of fire atau cincin api.

"Sejak tahun 1979, NTB pernah mengalami gempa besar. Maka dari itu, kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, yakni bangunan harus tahan gempa," ucapnya.

"Saya serahkan pembangunan rumah kepada Kementerian PUPR. Saya akan terus cek dan kontrol perkembangan pembangunan rumah-rumah yang rusak," imbuh Presiden Jokowi.

Sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2018, pembangunan kembali rumah dan fasilitas yang rusak harus cepat selesai agar segera berfungsi dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.

Presiden juga berpesan, masyarakat harus didampingi ahli konstruksi gempa dan mempercepat pembangunan kembali rumah sebelum musim hujan tiba. Presiden secara khusus mengucapkan terimakasih kepada relawan, dan institusi yang terkait penanggulangan bencana.

"Terima kasih atas apresiasi dan kerja kerasnya dalam NTB membangun kembali," tutur Presiden Jokowi.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar