Sumut Rindukan Sosok Pemimpin Tangguh dan Cerdas

Jumat, 02 Maret 2018 | 08:57 WIB
Share Tweet Share

Fadly Abdina, SP, M.Si, Tokoh Muda Sumatera Utara

Oleh Fadly Abdina, SP, M.Si

Sumatera utara merupakan salah satu provinsi yang  memiliki penduduk heterogen. Berbagai etnis terdapat di Sumatera Utara mulai dari Suku asli Melayu, Batak, Dan Nias Hingga suku pendatang jawa, Aceh, Minangkabau, arab, Tionghoa, india, dll.

Keberagaman penduduk Sumatera Utara menjadi sebuah realitas yang mendasari  betapa pentingnya peran sosok seorang pemimpin yang dapat mengayomi dan menciptakan harmoni antar suku, agama dan budaya. 

Beberapa periode kepemimpinan,  khususnya pasca pemilihan secara langsung, Gubernur Sumatera Utara selalu terlibat kasus korupsi yang mengakibatkan dinonaktifkan hingga pergantian. Hal ini akan menjadikan proses berjalannya pemerintahan tidak kondusif dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Melihat kompleksitas persoalan sosial, ekonomi, budaya dan politik di Sumatera Utara setidaknya sosok Gubernur yang cerdas dan bermoral,  berakhlak,  merupakan poin utama yg penting untuk diperhatikan. Cerdas dan bermoral di sini berarti seorang pemimpin yang pandai membawa diri untuk berpikir jernih dan melahirkan kebijakan yang pro-rakyat dan berpihak pada  kemaslahatan masyarakat yang dipimpin.

Di sisi lain,  sosok seorang Gubernur Sumut diharapkan juga merupakan seorang pemimpin yang berinisiatif dan kreatif dihadapan aneka persoalan Sumut dengan berorientasi pada solusi.

Gubernur Sumatera Utara yang dirindukan banyak rakyat itu juga merupakan pemimpin yang jujur dan adil. Dalam hal ini pemimpin jujur dimaksud merupakan pemimpin yang tidak memberikan janji yang  tidak realistis, yang tuntasmenjalankan program yang telah dijanjikan dan tidak menjalankan fungsi pemerintahan yang melanggar aturan. Adil artinya pemimpin yang diharapkan Sumut itu tidak hanya mementingkan kepentingan kelompok dan golongan tertentu saja, akan tetapi ia senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat banyak dengan mengedepankan pemerataan pembangunan sesuai dengan kebutihak dasar dan real masyarakatnya. 

Sosok Gubernur Sumatera Utara ke depan harus memiliki tanggung jawab sosial dan personal. Pemimpin yang bertanggung jawab itu merupakan pemimpin yang tetap teguh dan mampu berfikir taktis untuk menerima berbagai risiko yang muncul dari keputusan yang ditetapkan. Ia tidak akan lari dari masalah,  tetapi bertanggung jawab dan komitmen untuk menemukan solusi terbaik bagi kesejahteraan dan kebaikan bersama semua warga. 

Inilah beberapa poin harapan bagi gubernur yang dirindukan oleh masyarakat Sumateta Utara. Sekaligus inilah beberapa hal mendasar yang harus dimiliki dan diperlihatkan olehn para kandidat yang akan maju dalam konstestasi Pilgub Sumut kali ini.  Rakyat Sumut tidak tertutup mata membaca rekam jejak para kandidat dan dengan cerdas akan memilih pemimpinnya yang terbaik dan pantas kali ini,  untuk Sumut yang makin sejahtera dan harmonis. 

Editor: Elnoy


Berita Terkait

Komentar