PENA NTT Tunjuk Advokat Senior, Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 07 Desember 2017 | 14:13 WIB
Share Tweet Share

Advokat senior Petrus Bala Pattyona, dan advokat muda Benyamin Seran, siap menjadi kuasa hukum PENA NTT terkait langkah hukum atas pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR] Kisruh soal statemen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy, rupanya berbuntut panjang.

38 wartawan asal NTT di Bali yang tergabung dalam Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT, selaku komunitas yang pertama kali memprotes keras pernyataan Muhadjir, bahkan berencana untuk menyiapkan langkah hukum.

Bertempat di Denpasar, Bali, Kamis (7/12/2017), PENA NTT di Bali secara resmi menunjuk Advokat Senior Petrus Bala Pattyona, SH, MH, CLA, sebagai kuasa hukum.

Petrus Bala Pattyona merupakan salah satu pengacara senior asal Lemalera, Lembata, NTT, dan sudah malang melintang dalam menangani berbagai kasus besar di Tanah Air.

Petrus Bala Pattyona misalnya, pernah menjadi kuasa hukum Ratnasari Dewi, istri Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno. Selain itu, Petrus Bala Pattyona juga menjadi kuasa hukum Bupati Sabu Raijua (Nonakrif) Marthen Dira Tome.

"Saya siap mendampingi PENA NTT untuk menyiapkan langkah hukum. Seperti apa langkah hukum yang akan diambil, sedang kami pertimbangkan," kata Petrus Bala Pattyona.

PENA NTT juga telah menunjuk Advokat Muda, Benyamin Seran, SH, sebagai kuasa hukum mendampingi Petrus Bala Pattyona.

Benyamin Seran selama ini banyak menangani kasus - kasus besar di Bali, termasuk beberapa kasus yang melibatkan warga asing.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nasional

Wartawan NTT Desak Presiden Copot Mendikbud

Selasa, 05 Desember 2017
Nasional

Pengacara Senior: Mendikbud Sebaiknya Mundur

Kamis, 07 Desember 2017

Komentar