Togar Situmorang Apresiasi Amnesti Jokowi untuk Baiq Nuril

Rabu, 31 Juli 2019 | 14:18 WIB
Share Tweet Share

Advokat senior Togar Situmorang bersama Presiden Jokowi dalam sebuah kesempatan. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Baiq Nuril Maknun, akhirnya bisa bernapas lega. Sebab perjuangannya mencari keadilan, setelah divonis melanggar UU ITE hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA), membuahkan hasil.

Baiq Nuril bebas dari jerat hukum setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas persetujuan DPR RI, menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberian amnesti bagi Baiq Nuril.

Pemberian amnesti kepada Baiq Nuril ini pun disambut positif oleh banyak kalangan. Bahkan pemberian amnesti ini disebut sebagai kado terindah, tidak saja bagi Baiq Nuril, tetapi bagi seluruh masyarakat Indonesia yang tak henti menyuarakan keadilan.

"Hal ini akan menjadi memori dan kado terindah bukan hanya bagi Baiq Nuril Maknun, tapi bagi seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini ikut menyuarakan keadilan. Mari jadikan ini momentum bersama meraih bintang suarakan keadilan," kata advokat senior Dr (C) Togar Situmorang, SH, MH, MAP, saat ditemui di kantornya Law Firm Togar Situmorang & Associates Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Denpasar, Selasa (30/7/2019).

Menurut advokat yang dijuluki Panglima Hukum itu, pemberian amnesti adalah hak presiden sebagai Kepala Negara. Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan.

Apalagi DPR RI juga menyetujui pertimbangan pemberian amnesti untuk Baiq Nuril, korban pelecehan yang dijatuhi hukuman karena merekam aksi pelaku. Bahkan seluruh perwakilan Fraksi DPR RI secara aklamasi menyatakan setuju atas laporan pertimbangan pemberian amnesti.

Bersamaan dengan itu, demikian Togar yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank itu, Presiden Jokowi adalah pemimpin yang selalu berpijak pada konstitusi. Presiden Jokowi juga memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan perlindungan dan keadilan bagi korban pelecehan seksual lewat pemberian amnesti.

"Jadi memberi amnesti kepada Baiq Nuril adalah demi kepentingan negara," tandas Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon sekaligus rekanan OTO 27 yaitu bisnis usaha yang bergerak di bidang Insurance AIA, property penjualan villa, showroom mobil, showroom motor, coffee shop yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Denpasar, itu.

"Kepentingan negara dalam penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan yang lebih besar dan dapat menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi rakyat," imbuh advokat yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali itu.

Bagi Togar, amnesti dari Presiden Jokowi tersebut akan menjadi catatan bagi Baiq Nuril dan seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini getol menyuarakan keadilan.

"Amnesti diberikan demi rasa kemanusiaan. Ini menunjukkan pemerintahan Jokowi sangat serius memperhatikan soal perlindungan dan kesetaraan gender, terutama soal apa yang dialami seorang perempuan," tegas Togar, yang baru - baru ini menerima penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019.

Di sisi lain selaku pengamat kebijakan publik, Togar menilai bahwa pemerintah sesungguhnya menghormati pertimbangan hukum Mahkamah Agung atas putusan terhadap Baiq Nuril. Namun rasa keadilan bagi masyarakat, juga tak bisa diabaikan pemerintah.

Meski begitu, demikian Ketua Umum POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini, kasus Baiq Nuril ini juga memberi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan sebuah informasi.

"Satu hal yang patut dijadikan pelajaran oleh semuanya, termasuk juga Baiq Nuril sendiri, agar lebih berhati-hati. Sebab seringkali orang itu merekam, mengirim berita menggunakan HP, itu pencet dulu baru mikir. Jadi ini pelajaran bagi semua," pungkas Togar.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar