Garuda Polisikan YouTuber, Togar Situmorang Sentil Video Hotman Paris

Jumat, 19 Juli 2019 | 19:53 WIB
Share Tweet Share

Togar Situmorang. [foto: indonesiakoran.com/san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Advokat senior Dr (C) Togar Situmorang, SH, MH, MAP, menyesalkan sikap reaktif manajemen Garuda Indonesia yang latah melaporkan YouTuber Rius Vernandes, ke pihak Kepolisian.

Vernandes dipolisikan manajemen maskapai penerbangan plat merah itu, lantaran Vernandes mengunggah menu makanan Garuda Indonesia yang ditulis di atas kertas, pada akun sosial media miliknya. Bagi Garuda Indonesia, apa yang dilakukan Vernandes merupakan tindakan pencemaran nama baik.

Menurut Togar yang dijuluki Panglima Hukum itu, laporan polisi tersebut menunjukkan reaksi citra perusahaan Garuda Indonesia yang seolah - olah kurang peka dan bahkan menutup diri dari masyarakat pecinta Garuda Indonesia.

Yang tidak kalah penting, demikian advokat yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank ini, laporan polisi tersebut sesungguhnya tidak tepat, sebab dalilnya adalah pencemaran nama baik.

“Laporannya tentang pencemaran nama baik. Pertanyaannya, di mana mens rea (niat) mencemarkannya? Yang diposting (YouTuber di media sosial) itu kan fakta. Yang namanya fakta, mana bisa dipidana?” kritik Togar, di Denpasar, Jumat (19/7/2019).

Baca Juga:
Garuda Polisikan YouTuber, Togar Situmorang: RIP Freedom of Speech!

Dewan Penasehat Forum Bela Negara Provinsi Bali ini bahkan mempertanyakan legal standing dari Pelapor, dalam hal ini pihak maskapai Garuda Indonesia. Sebab pasal yang dilaporkan adalah UU ITE yang merupakan pengembangan dari Pasal 310 dan 311 KUHP sebagai delik aduan bagi korban yang merasa dirugikan.

Togar lantas menyentil soal video unggahan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang berisi tentang makanan di business class Garuda Indonesia. Dalam video tersebut, Hotman Paris menyebut makanan itu sangat tidak berkelas dan bahkan jauh lebih enak makan di warteg.

"Jadi kalau memang kritik berujung pidana, bagaimana tanggapan manajemen Garuda Indonesia terhadap video unggahan advokat kondang Hotman Paris Hutapea mengenai makanan di business class Garuda yang sangat tidak berkelas, dan menyatakan jauh lebih enak makan di warteg? Laporin juga dong!” tandas advokat berdarah Batak kelahiran Jakarta dan telah lama menetap di Bali ini.

Togar yang juga Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Bali ini pun berharap agar manajemen Garuda Indonesia tidak memperpanjang kasus tersebut. Sebab jika itu dilakukan, malah Garuda Indonesia akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar