PMKRI Denpasar Ajak Seluruh Elemen Hormati Putusan MK

Rabu, 26 Juni 2019 | 23:15 WIB
Share Tweet Share

Ketua Presidium PMKRI Cabang Denpasar, Robertus Dicky Armando. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan akan membacakan putusan hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019).

Jelang putusan MK ini, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Denpasar mengajak seluruh elemen bangsa agar menghormati apapun yang menjadi keputusan MK. Seluruh masyarakat juga diajak untuk tetap menjaga situasi agar tetap aman dan damai.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menghormati dan menghargai keputusan MK," kata Ketua Presidium PMKRI Cabang Denpasar, Robertus Dicky Armando, di Denpasar, Rabu (26/6/2019).

PMKRI Cabang Denpasar, imbuhnya, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi, apalagi jika ada pihak-pihak yang merespon putusan MK dengan cara-cara yang tidak elegan.

"Kami juga secara khusus mengimbau para elit untuk tidak memprovokasi masyarakat agar melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita semua. Mari kita semua tetap menjaga persatuan Indonesia seperti yang telah yang diamanatkan Pancasila," ajak Dicky Armando.

Ia menambahkan, Indonesia sebagai negara yang heterogen, telah mampu menciptakan pesta demokrasi dengan cukup baik. Meskipun harus tetap diakui, sampai saat ini ada begitu banyak persoalan yang melilit jalannya proses demokrasi ini.

"Para penyelenggara Pemilu juga telah berupaya untuk bekerja secara maksimal menyukseskan Pemilu 2019. Bahwa masih ada kekurangan, itu harus dijadikan bahan evaluasi bersama, agar ke depan Pemilu semakin berkualitas," tandasnya.

Dicky Armando juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Artinya sebagai masyarakat yang taat terhadap hukum, semua pihak diharapkan harus tetap percaya dan tunduk pada lembaga penegak hukum di Indonesia.

PMKRI Cabang Denpasar, menurut Dicky Armando, mencermati dengan saksama proses sidang PHPU Pilpres 2019 di MK selama beberapa waktu terakhir. Secara umum, proses persidangan telah berjalan dengan lancar dan tertib.

"Proses persidangan juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, independensi, keterbukaan, dan profesional. Dengan begitu, apapun hasil yang diputuskan oleh MK setidakanya menjadi keputusan yang bisa kita terima secara bersama-sama, apalagi putusan MK bersifat final dan mengikat," pungkas Dicky Armando.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Hukum

Patrialis Akbar Sudah Siap Disidang

Rabu, 24 Mei 2017
Hukum

Hari Ini, Patrialis Akbar Hadapi Dakwaan

Selasa, 13 Juni 2017

Komentar