Bupati Matim Diduga Langgar Hukum   

Sabtu, 15 Juni 2019 | 13:59 WIB
Share Tweet Share

Advokat, Plasidus Asis De Ornay, SH

[INDONESIAKORAN.COM]- Penyelesaian tapal batas Kabupaten Manggarai Timur- Ngada terus menuai polemik. Meskipun penyelesaian kasus tersebut telah dituntaskan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang hanya dalam waktu kurang lebih satu jam di ruang rapat Kantor Gubernur, Selasa (14/5/2019).

Ikut hadir dalam acara tersebut Bupati Ngada, Paulus Soliwoa, Bupati Matim Agas Andreas, sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat baik dari Kabupaten Ngada maupun Manggarai Timur serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT. Diketahui kasus tersebut terkatung-katung selama 46 tahun, terhitung sejak tahun 1973. 

Namun Advokat asal Manggarai Timur yang tinggal di Jakarta, Plasidus Asis De Ornay, SH menilai, secara hukum keputusan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas diduga telah melanggar hukum. 

"Dari sisi hukum ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan Andreas Agas. Ada hak privat dan hak publik yang dilanggar di sana. Misalkan Tanah. Jika digeser batasnya tentu yang rugi siapa?selain warga Matim, daerah Manggarai Timur ikut rugi," ujar Asis di Jakarta, Sabtu (15/6/2019). 

"Kalau ada warga Matim yg mempertahankan tanahnya di atas sengeketa perbatasan itu.. itu berarti dia sedang memperjuangkan hak Privat yang dimilikinya. Begitu juga dengan publik. Sengketa perbatasan itu tidak hanya masalah orang-orang diperbatasan. Nmun itu menjadi masalah bersama. Bahkan Manggarai Raya secara keseluruhan. Ini sejarah yang tidak boleh direkayasa," tambahnya. 

Asis yang bernaung dibawah organisasi advokat PERADI ini mengusulkan supaya segera melakukan langkah litigasi dan non litigasi untuk mengadvokasi kasus tersebut. 

"Bisa non litigasi, bisa juga secara litigasi. Tetapi saran saya, kedepankan upaya musyawarah mufakat. Jalan menuju ke Roma itu banyak. Poin yang terpenting adalah apakah Andreas Agas mau mendengarkan suara warganya?," tukasnya. 

Reporter: Florianus Edi
Editor: Odorikus


Berita Terkait

Komentar