Sempat Berseteru, Togar Damaikan Driver Taksi Online dan Konvensional

Sabtu, 18 Mei 2019 | 17:51 WIB
Share Tweet Share

Togar Situmorang. [foto: indonesiakoran.com/san edison]  

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Para driver taksi online dan konvensional di Bali, sempat berseteru. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ketegangan kedua kubu sempat berujung adu fisik, sebagaimana terjadi di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai 17 Maret 2019 lalu.

Menariknya, perseteruan kedua kubu yang berujung proses hukum tersebut kini berakhir sudah. Adalah Panglima Hukum Togar Situmorang, SH, MH, MAP, yang mendamaikan kedua belah pihak.

Perdamaian yang diperkuat dengan penandatanganan Surat Pernyataan Damai tersebut, berlangsung di Law Office Togar Situmorang & Associates Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Denpasar.

Surat pernyataan diteken langsung oleh kedua belah pihak yang terlibat perseteruan, masing-masing driver taksi online Edi Saputra (pelapor) dan driver taksi konvensional I Wayan Mertayasa (terlapor). Ada sejumlah poin yang disepakati kedua belah pihak dalam pernyataan damai tersebut.

Pertama, bersedia untuk berdamai dan saling kooperatif membantu penyelesaian permasalahan hukum yang sudah sampai di pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Badung dan tidak akan mempermasalahkan apapun atas putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan.

Kedua, bersedia berkelakuan baik dengan tidak mengulangi tindakan-tindakan arogansi yang merugikan kedua belah pihak dan kehormatan masing-masing organisasi, dalam hal ini di bawah naungan taksi online dan taksi konvensional pada kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Ketiga, bersedia saling memaafkan dan meminta maaf kepada masing-masing organisasi yang membawahi, baik taksi online maupun taksi konvensional, kepada publik dan masyarakat Bali khususnya, yang semua permintaan maaf tersebut dimuat di media cetak dan media online.

Keempat, bersedia mengikuti segala bentuk instruksi dan kebijakan organisasi baik taksi online maupun taksi konvensional, dan tunduk terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kelima, kedua belah pihak siap menjaga perdamaian keselamatan masing-masing agar tidak terulang kembali kejadian tersebut seperti sebelumnya yang telah beredar di media.

"Kami merasa lega karena berhasil memediasi dan mendamaikan kedua belah pihak atas permasalahan yang terjadi sebelumnya. Apalagi kedua belah pihak telah menandatangani surat pernyataan damai," kata Togar, di Denpasar, Sabtu (18/5/2019).

"Ke depan, kami berharap mereka saling menghormati, menghargai, dan menjaga toleransi satu sama lain," imbuh Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jalan Tukad Citarum 5A Renon dan juga merupakan rekanan OTO 27 yakni bisnis usaha yang bergerak di bidang Insurance AIA, property penjualan villa, Showroom Mobil, Showroom Motor Harley Davidson, food court dan juga barber shop yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Timur 22 Denpasar Bali, ini.

Togar yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank, itu menambahkan, pihaknya berupaya memediasi perdamaian kedua belah pihak sekaligus untuk membuktikan tuduhan-tuduhan yang bernada provokasi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan, misalnya menyebut Togar dengan anti Pancasila, tidak berjiwa NKRI.

"Saya rasa untuk membantah hal itu semua, saya harus melakukan hal yang nyata yaitu memediasi dan mendamaikan para pihak, bukan datang ke Polsek berfoto dengan background para tahanan yang sedang berada di balik jeruji besi lalu mengupload foto dengan caption bernada provokasi," ujar Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali itu.

Intinya, demikian Togar yang saat ini sedang menyelesaikan Program S3 Ilmu Hukum di Universitas Udayana Bali itu, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan kepala dingin atau dengan cara-cara kekeluargaan.

"Yang lebih penting, para pihak bisa saling menjaga kesepakatan perdamaian ini termasuk bersama-sama saling menjaga kondusivitas Bali," tegas Togar yang masuk daftar Best Winners - Indonesia Business Development Award itu.

Dengan perdamaian ini, baik driver taksi online maupun taksi konvensional, diharapkan juga saling bersinergi menghormati hak konsumen. Sebab, konsumen memiliki kebebasan memilih menggunakan jasa transportasi yang mana, entah taksi online ataupun taksi konvensional.

"Kami mengutuk keras jika kembali ada pengeroyokan atau persekusi yang dilakukan oleh pihak manapun. Kedamaian dan kondusivitas Bali harus jadi prioritas," pungkas Togar, yang juga Ketua POSSI Denpasar.

Seperti diketahui, pada Minggu tanggal 17 Maret 2019 Pukul 15.00 WITA, terjadi pengeroyokan di Kawasan Parkiran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pengeroyokan tersebut berujung Laporan Polisi Nomor LP-B 05 III/ 2019/Bali/ Resta DPS SEK KWS BDR.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar