Polisi Diminta Usut Kasus Pembunuhan Keluarga Nainggolan di Bekasi

Kamis, 15 November 2018 | 09:29 WIB
Share Tweet Share

Togar Situmorang. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Keluarga Nainggolan menjadi korban kasus pembunuhan di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002/07, Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, Selasa (13/11/2018) lalu.

Para korban adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7). Keempat korban yang adalah satu keluarga ini tewas di rumahnya, diduga sebagai korban pembunuhan.

Baca Juga:
Sah! Togar Situmorang Nahkodai POSSI Kota Denpasar

Terkait tragedi keluarga Nainggolan ini, Law Office Togar Situmorang & Associates menyampaikan bela sungkawa yang sedalam - dalamnya.

"Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya buat keluarga besar Nainggolan dan Ambarita, yang ditinggalkan. Kita semua berdoa, kiranya arwah mereka tenang di sana dan diterima di sisi Tuhan," kata Togar Situmorang, SH, MH, MAP, di kantornya di Denpasar, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga:
Sambut Hari Pahlawan, Togar Situmorang Gelar Donor Darah

'Panglima Hukum' berdarah Batak itu juga berharap kepada pihak Polri khususnya jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi, agar secepat mungkin menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut.

"Semoga pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini, serta segera menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas Togar Situmorang, yang juga calon anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 7 Dapil Kota Denpasar dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:
Togar Situmorang Optimis Melenggang Mulus ke DPRD Bali, Karena Ini

Pada kesempatan tersebut, Togar Situmorang juga mengajak para advokat yang berdarah Batak maupun simpatisan yang peduli pada tragedi ini serta seluruh Bangso Batak yang berdomisili di Bekasi atau sekitarnya, agar bersedia membentuk tim untuk membantu pihak Polri mengungkap kasus tersebut dan sekaligus mengawal penanganan kasus ini.

"Kami juga berharap, kasus seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari," tutur Togar Situmorang, yang juga Ketua POSSI Kota Denpasar ini.

Baca Juga:
Togar Situmorang Komit Bela Rakyat Kecil Tanpa Imbalan

Kepada semua pihak, Togar Situmorang yang tengah menyelesaikan Disertasi Doktor pada Program Studi S-3 Ilmu Hukum Universitas Udayana ini berharap turut membantu mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

"Sekecil apapun informasi dari masyarakat, tentu sangat membantu Polri dalam upaya pengungkapan kasus ini," pungkas Togar Situmorang, yang juga Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Bali itu.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar