Terpidana Mati Serahkan Diri Setelah Kabur Hampir Sebulan  

Rabu, 28 Juni 2017 | 21:23 WIB
Share Tweet Share

Tajrul terpidana mati LP Makassar menyerahkan diri [Foto: Istimewa]

[MAKASAR] Tajrul (31) akhirnya menyerahkan diri di Ambon setelah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Makassar sebulan lalu.

Tajrul merupakan salah satu dari tiga narapidana (napi) mati dalam kasus pembunuhan di Papua di Lapas Makassar yang kabur pada 7 Mei lalu 2017 lalu.

Tajrul menyerahkan diri didampingi keluarganya pada Senin (26/6/201u) lalu. Tajrul kemudian diberangkatkan ke Makassar pagi tadi, Rabu (28/6), dengan pengawalan anggota Polres Ambon dan pegawai Lapas Ambon.

Setibanya di Makassar, Tajrul langsung dijebloskan ke sel Lapas Makassar untuk diproses lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, Tajrul menyerahkan diri pada hari kedua Lebaran setelah dibujuk keluarganya yang juga anggota polisi.

"Tajrul dinasihati keluarganya yang polisi, lebih baik menyerahkan diri daripada ditembak mati, setelah menyerahkan diri dia dititip di Rutan Ambon," tutur Dicky, Rabu (28/6/2017).

Dicky menuturkan selama pelariannya, Tajrul hidup berpindah-pindah dari kota ke kota. Setelah kabur dari Lapas Makassar bersama dua Napi lainnya, Tajrul menuju Poso, lalu ke Manado, Tangerang dan Papua. Setelah dari Papua, Tajrul ke Manado bertemu kekasihnya dan kembali ke kampung halamannya di Ambon.

"Tajrul sempat menikahi perempuan asal Tangerang, sempat juga bertemu mantan pacarnya di Manado," pungkas Dicky.

Sebelum Tajrul menyerahkan diri, seorang napi bernama Rizal Budiman lebih dulu ditangkap anggota Satgas Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (14/5). Napi lainnya yang terkait kasus pemerkosaan dan pembunuhan, Iqbal, tewas diterjang timah panas anggota Polres Luwu dan Polrestabes Makassar di hutan Mangkutana, Kabupaten Luwu, Sulsel

Editor: Mus


Berita Terkait

Komentar