Empat Napi WNA Kabur dari LP Kerobokan

Senin, 19 Juni 2017 | 12:47 WIB
Share Tweet Share

Petugas LP Kerobokan saat melihat sebuah lubang yang diduga dimanfaatkan oleh napi untuk kabur. [foto: istimewa]

[DENPASAR] Empat narapidana warga negara asing (WNA), dilaporkan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Denpasar, Jalan Tangkuban Perahu, Lingkungan Taman Mertanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

Kaburnya keempat napi tersebut diketahui Senin (19/6/2017) Pukul 08.00 WITA, saat Apel Pagi.

Berikut adalah identitas keempat napi yang kabur dari LP Kerobokan.

Pertama, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi, usia 33 tahun. Kelahiran 25 Oktober 1984, ini adalah warga negara Australia, dengan alamat Subiaco, Pert, Australia.

Shaun Edward menjadi penghuni Blok Bedugul LP Kerobokan, karena Tindak Pidana Keimigrasian dan melanggar UU RI Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Ia ditahan sejak 5 April 2016 dengan hukuman satu tahun penjara dan saat ini tersisa masa hukuman 2 bulan, 15 hari.

Kedua, Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi Bin Alm Nikola Iliev, usia 43 tahun. Pria kelahiran 15 Juli 1974, ini adalah warga negara Bulgaria,dengan alamat Villa Melati Jalan Umalas 2 Kuta atau Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta, Kabupaten Badung.

Dimitar melanggar UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU RI No.8 Tahun 2010 Tentang Pencucian Uang, dengan lama pidana 7 tahun. Ia mulai ditahan 13 Juni 2016, dengan sisa masa kurungan 5 tahun, 3 bulan, 6 hari, dan menghuni Blok Bedugul LP Kerobokan.

Ketiga, Sayed Mohammed Said, usia 31 tahun. Pria kelahiran 18 Desember 1986, ini adalah warga negara India, dengan alamat R No 401/ 4TH FLR, Vindeshwari, BLDG A/29CO-OP HSG Society Nehru Nagar 90 Feet Road Dharawi Mumbai 4000017.

Sayed melanggar Pasal 113 (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dan mulai ditahan 10 September 2015. Sayed dipidana 14 tahun, dengan sisa masa tahanan 12 tahun, 3 bulan, 3 hari, dan menghuni Blok Bedugul LP Kerobokan.

Keempat, Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, usia 50 tahun. Pria kelahiran 28 September 1967, ini adalah warga negara Malaysia, dengan alamat Jalan Danau 14, Taman Desa Jaya 81100, Johor Baru, Johor, Malaysia.

Tee Kok King melakukan Tindak Pidana Narkotika dan melanggar Pasal 113 (2). Ia diputuskan bersalah tanggal 15 September 2016, dengan pidana 7 tahun, 6 bulan. Tee Kok King memiliki sisa pidana 6 tahun, 1 bulan, 5 hari, dan menghuni Blok Bedugul LP Kerobokan.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar