Mengenal Sosok Fransiskus Sukmaniara, Balon Bupati Mabar

Rabu, 25 September 2019 | 18:48 WIB
Share Tweet Share

Bakal Calon Bupati Manggarai Barat Periode 2020-2025, Fransiskus Sukmaniara

[LABUAN BAJO, INDONESIAKORAN.COM] Fransiskus Sukmaniara atau yang akrab disapa Frans Sukmaniara, lahir di Lara Mburak, Sano Nggoang, Manggarai Barat, 24  September 1972 silam. Ayah empat orang anak ini merupakan putera keempat pasangan suami istri, Gabriel Dolo almarhum dan Maria Imakulata Hiwan.

Ia menyelesaikan sekolah dasar di SDK Cewonikit Ruteng tahun 1986. Sebelum menamatkan sekolah lanjutan tingkat pertama di SMPK Mutiara Rekas Tahun 1989, Frans Sukmaniara sempat mengenyam pendidikan di Seminari Kisol. Usai menyelesaikan studi di SMPK Mutiara Rekas, tahun 1989 ia melanjutkan studi di SMA Negeri I Ruteng dan lulus tahun 1993.

Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas tahun 1993, Frans Sukmaniara sempat menjadi marketing obat-obatan mengingat masih sulitnya biaya untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi saat itu. Namun kondisi itu tak menyurutkan keinginan dan cita-cintanya untuk melanjutkan studi. 

Berbekal modal seadanya beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Akademi Teknik Kupang dan lulus tahun 1998.

Selama menjadi mahasiswa, Frans Sukmaniara aktif mengikuti berbagai organisasi baik organisasi intra kampus maupun organisasi ekstra kampus. Keaktifannya dalam organisasi membuat ia dipercaya menjadi Sekretasris Senat Mahasiswa Akademi Teknik Kupang tahun 1996-1998.

Tahun 1998-1999 ia kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Manggarai (IMAPEM) Kupang.  Saat menjadi Ketua Umum IMAPEM Kupang berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Kemampuan kepemimpinan Frans Sukmaniara dalam memange organisasi membuatnya kembali dipercaya menjadi Sekretaris Jendral (Sekjen) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia  (PMKRI) Cabang Kupang tahun 1999/2000, dan tahun 2000/2001 ia terpilih menjadi Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang.

Saat menjabat Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, ia merupakan sosok bersejarah, sebab dimasa kepemimpinannya ia berhasil memengaruhi para peserta kongres dan MPA PMKRI di Jakarta dari berbagai cabang di Indonesia, hingga cabang-cabang memilih Kupang sebagai tuan rumah kongres dan MPA PMKRI tahun 2002 dan berhasil dilaksanakan di Kota Kupang dan ini merupakan sejarah penting dalam pelaksanaan kongres dan MPA PMKRI di Indonesia.

Selepas menjadi pengurus PMKRI Cabang Kupang, anak mantan Ketua LKMD Desa Golo Kempo ini sempat menjadi konsultan di salah satu Perusahaan di kota Kupang, sebelum akhirnya ia dan beberapa tokoh di kota Kupang mendirikan Partai Demokrat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah ia dan beberapa tokoh seperti almarhum Drs. Agus Gah dan almarhum Jonatan Kana membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-NTT, suami dari Natalia Indu ini hijrah ke Manggarai sekaligus menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Manggarai. Tak lama menjadi Ketua DPC PD Manggarai, ia kembali hijrah ke Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dan menjabat sebagai Ketua DPC PD Kabupaten Mabar. Frans Sukmaniara memimpin Partai Demokrat Mabar selama 17 tahun. 

Selama menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Mabar, Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Manggarai Barat periode 2019-2022 ini, secara berturut-turut selama tiga periode terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Manggari Barat, yakni periode 2004-2009, 2009-2014, dan periode 2014-2019.

Satu tahun setelah menjadi anggota DPRD Mabar pada periode ketiga, Fransiskus Sukmaniara mengambil sikap ekstrim mengundurkan diri dari anggota Dewan dan maju menjadi calon wakil bupati Mabar pada pilkada tahun 2015.

Meski tak berhasil dalam pilkada tersebut, namun mantan Ketua Dewan Paroki Roh Kudus Labuan Bajo ini tak menyesali keputusannya. Sebab bagi politisi muda ini, seorang politisi harus berani mengambil resiko dari sebuah keputusan politik sepahit apapun hasilnya.

Pada Pilkada Mabar 2020 mendang, mantan tim pemantau jejak pendapat Timor-Timur ini kembali maju dan mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati. Ia pun telah melakukan komunikasi ke sejumlah partai baik tingkat DPC maupun tingkat DPD dan DPP.

Reporter: Itho Umar
Editor: Fadli


Berita Terkait

Komentar