Di  Balik Pria Hebat,  Ada Seorang Wanita Hebat

Jumat, 02 Februari 2018 | 20:45 WIB
Share Tweet Share

Keluarga Benny K Harman (foto: istimewa)

"Di belakang setiap pria hebat, pasti ada seorang wanita hebat. Di belakang pria gagal,  pasti ada lebih dari satu wanita" (Meryll Frost).

Ungkapan ini ada benarnya. Karena kehidupan pria tidak pernah lepas dari andil wanita. Sudah banyak kisah yang telah membuktikan ini, misalnya saja kisah tentang di balik kesuksesan Bapak Habibie ada sosok Ibu Ainun. Bahkan kisah mereka dijadikan film dan cukup menginspirasi banyak orang.

Namun, kita juga tak bisa ingkari banyak pria terjungkal dalam nestapa gara-gara wanita. Demikianpun sebaliknya. 

Tapi ini tentang kisah sukses seorang pria rantau yang mengadu nasib di kota besar dan menemukan seorang gadis yang bisa menopangnya hingga menjadi pria tangguh saat ini: Dr. Benny K Harman.

Saat tengah menimba ilmu pasca sarjana di Fakultas Hukum UI, tiada sengaja Benny bertemu dan berkenalan dengan seorang mahasiswi kedokteran gigi yang tengah mengambil program spesialis di kampus tersebut.

Maria G Ernawati, seorang gadis asal Maumere, Flores,  NTT,  yang berhasil menaklukkan hatinya. Entah karena kesamaan kampung halamannya di Flores atau karena ada keistimewaan khusus, yang pasti saat pertama kali melihat Maria, Benny merasa yakin bahwa gadis itulah yang kelak akan menjadi isteri sekaligus ibu bagi anak-anaknya kelak.

Dua tahun waktu yang cukup bagi Benny untuk mengenal lebih jauh tentang calon isterinya tersebut. Hingga akhirnya tanggal 12 Juni 1994 lewat pemberkatan di salah satu gereja di Jakarta Benny resmi menikahi Maria.

Setelah berhasil meminang Maria, Benny membawa isterinya ke kampung halamannya di Denge, Todo, Manggarai, Flores NTT untuk mengenalkannya kepada kedua orangtua dan sanak saudaranya. Kedatangannya pun disambut upacara adat setempat. Hal itu menandakan bahwa Maria sudah diterima dengan baik oleh keluarga Benny.

“Selain karena cinta, hal yang membuat saya yakin menikahinya karena saya lihat dia wanita yang cerdas dan cocok untuk menjadi ibu bagi anak-anak saya kelak. Terlebih lagi profesinya sebagai dokter yang artinya bisa mendukung atau membantu perekonomian keluarga. Karena sebagai aktivis ketika itu bisa dikatakan penghasilan saya sewaktu-waktu dapat berubah atau tidak menentu,” aku Benny.

Meski sudah menikah, jiwa aktivis Benny tetap tak surut. Kondisi itu sangat disadari Maria. Masih diingatnya, beberapa minggu setelah pernikahannya, Benny ikut turun ke jalan berdemo dengan rekan sesama aktivis di LBHI. Tak jarang kenyataan itu menjadi diskusi hebat antara dirinya dan sang istri.

Sebagai istri, Maria jelas khawatir dengan aktivitas sang suami sekalipun itu untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Benny pun mencoba untuk terus memberi pengertian sang isteri bahwa selagi ada di jalan yang benar, maka ia tidak perlu takut dan khawatir karena Tuhan pasti akan melindunginya.

Kini keduanya telah dianugerahi tiga orang putri, Maria Cacellia Stevi Harman, Maria Benedikta Stella Harman, dan Maria Bernadetha Molas Harman. Sebagaimana ajaran kedua orangtuanya yang selalu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab dan persaudaraan kepadanya, hal itupun yang ia terapkan kepada ketiga putrinya tersebut.

Tak heran sesibuk apa pun Benny dan Maria Ernawati dalam karier dan tugasnya di luar, namun saat kembali ke rumah keduanya sepakat untuk menggunakan waktu bersama anak- anaknya dengan baik. Bahkan setiap hari Sabtu atau Minggu, keduanya selalu menyempatkan waktu ber- ibadah ke Gereja bersama-sama.

“Meski tidak merasakan perjuangan seperti saya dulu di desa, namun saya tetap mengajari anak-anak kedisiplinan dan tanggung jawab. Kedua hal itulah yang bisa menjadi kunci kesuksesan seseorang,” jelas Benny.

Diakui Benny, ia tidak ingin memak- sakan kehendak bagi ketiga putrinya untuk menekuni bidang seperti yang diinginkan kedua orangtuanya. Ia lebih membebaskan sang anak untuk menggeluti bidang yang diminatinya. Sebagai orangtua, Benny hanya mengarahkan sang anak kepada pilihan terbaik, sementara keputusannya ada pada anak-anak sendiri.

“Kami hanya mengarahkan, keputusannya ada pada diri mereka sendiri. Namun sejujurnya saya lebih ingin anak-anak menekuni bidang yang digeluti kedua orangtuanya sendiri, misalnya di bidang kedokteran seperti mamanya, bidang hukum seperti saya, dan satu lagi saya ingin salah satu anak saya menjadi ekonom,” pungkas anak keempat dari sembilan bersaudara ini.

Kini Benny K Harman menyatakan dirinya siap untuk menjadi Gubernur NTT berpasangan dengan Benny A Litelnoni,  yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT.

Di bawah payung Paket Harmoni (Harmoni Litelnoni),  Benny K Harman yang sering disapa BKH bertekad membawa NTT keluar dari stigma propinsi terbelakang dalam banyak hal.

Untuk itu,  Paket Harmoni mengusung Lima Program Unggulan yang menjadi prioritas jika rakyat mempercayakan NTT di bawah kepemimpinan mereka.

  1. Program Desa Menyala.
    Yakni Pemerataan listrik rumah tangga dan jaringan signal telekomunikasi menjangkau di setiap pelosok desa.
  2. Pembenahan Infrastruktur.
    Yakni perbaikan seluruh jalan Propinsi dan penyediaan sarana air bersih guna mendukung penerapan prinsip keadilan sosial.
  3. Membuka Lapangan Kerja baru.
    Yakni menciptakan 100.000 lapangan kerja baru yang terdiri dari Kesempatan kerja formal,non formal dan Kewirausahaan.
  4. Kredit Tanpa Jaminan.
    Yakni menyediakan kredit usaha tanpa jaminan sebagai sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.
  5. Beasiswa untuk Pelajar.
    Yakni menyediakan beasiswa kepada pelajar yang kurang mampu secara ekonomi tetapi berprestasi pada jenjang SMA/SMK.

Kelima Program Pokok Unggulan dengan cakupannya yang menjangkau semua rakyat ini menjadi bentuk kepedulian Benny-Litelnoni pada NTT.

Mengapa Benny-Litelnoni majukan lima program unggulan seperti ini kali ini? Selain berdasarkan hasil pantauan fakta di lapangan, juga berdasarkan kacamata masyarakat terhadap kondisi pembangunan yang belum merata, bahkan belum disentuh sama sekali  dengan pembangunan, kiranya dengan menjadi orang nomor satu di Wilayah NTT, Paket Harmoni akan menjawab semuanya itu.

Editor: Elnoy


Berita Terkait

Komentar