Kumpulkan Pejabat Bank NTT, Gubernur Bahas Kredit Macet Hingga Target

Selasa, 17 September 2019 | 20:58 WIB
Share Tweet Share

Komisaris Utama Bank NTT Juvenile Jodjana dan para pejabat Bank NTT usai pertemuan tertutup dengan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. [foto: indonesiakoran.com/laurens leba tukan]

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mendatangi Bank NTT, di Kupang, Selasa (17/9/2019). Pada kesempatan tersebut, Laiskodat juga mengumpulkan seluruh pejabat bank milik rakyat NTT itu.

Pertemuan antara gubernur dengan para pejabat Bank NTT ini berlangsung tertutup. Meski begitu, diketahui bahwa pertemuan itu membahas kinerja, kredit macet hingga pencapaian target Bank NTT.

Hal ini dibenarkan oleh Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana, yang dikonfirmasi usai pertemuan. Ia mengatakan, kedatangan Gubenur NTT tersebut dalam rangka membahas progres pencapaian Bank NTT hingga Agustus 2019.

"Kami juga membahas tentang tantangan yang akan dihadapi ke depan, terutama bagi kami para pengurus yang baru dilantik, serta beberapa keputusan yang akan diambil dalam waktu dekat," papar Jodjana.

Selain itu, pembahasan juga terkait upaya percepatan transformasi dalam Bank NTT, khususnya terkait masalah pencapaian target laba bersih bank.

"Pak Gubernur berharap, kita bekerja maksimal di sisa waktu tiga bulan lebih ini. Meskipun tak mudah, apalagi bagi kami pengurus yang baru dilantik," ujar Jodjana.

Terkait target laba akhir tahun yang mencapai Rp 500 miliar, diakui Jodjana, progres belum sesuai harapan. Salah satu kendalanya, kepengurusan baru dilantik tiga bulan ini dan butuh penyesuaian di berbagai aspek. Meski demikian, pihaknya terus berusaha untuk melakukan penyesuaian agar angkanya lebih realistis dan wajar.

"Saat ini laba kotor Bank NTT dari bulan Januari hingga Agustus 2019 sudah mencapai Rp 260 miliar. Angka ini sudah melebihi pendapatan tahun lalu pada bulan yang sama. Dan, secara pertumbuhan industri, perbandingan antara industri, kita di atas pertumbuhan industri. Hanya, Pak Gubernur mengharuskan Bank NTT mesti jauh lebih lagi," bebernya.

Jodjana menambahkan, pertemuan tersebut juga membahas tentang kredit-kredit macet yang selama ini terjadi.

"Gubernur menghendaki dibentuk tim khusus untuk menangani masalah kredit macet ini. Dan, kami sudah melibatkan pihak ketiga dan pihak berwajib untuk menangani masalah kredit macet ini," pungkas Jodjana.

Reporter: Laurens Leba Tukan

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar