Rai Mantra Gagas Klungkung Jadi Pusat Pariwisata Berbasis Kreativitas

Selasa, 13 Maret 2018 | 23:11 WIB
Share Tweet Share

Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat dialog dengan warga Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (13/3/2018). [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR] Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, menggelar dialog dengan warga Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (13/3/2018).

Dialog yang berlangsung di Balai Desa Akah tersebut dihadiri ratusan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Rai Mantra menyampaikan gagasannya dalam membangun Klungkung bersama dengan pemerintah Kabupaten Klungkung, lima tahun ke depan.

Menurut dia, Klungkung memiliki kekhasan di bidang kerajinan. Berbeda dengan tempat lain, Klungkung memiliki keberagaman produk kreatif, seperti kerajinan bokor dan lukisan tradisional (Kamasan), genta (Budaga), gamelan (Tihingan), uang kepeng (Tojan), dan pusat pemasaran kain endek (tenun tradisional Bali).

"Karena itu, ke depannya Klungkung seyogyanya diarahkan menjadi kota pariwisata berbasis kerajinan," ujarnya.

Agar memudahkan upaya menarik perhatian dan pasar dunia, menurut Rai Mantra, Klungkung harus dibranding sedemikian rupa. Branding yang pas, imbuhnya, adalah pusat perdagangan endek di Bali bahkan nasional.

Berkaitan dengan endek, Rai Mantra mengatakan bahwa bersama segenap komponen masyarakat di Denpasar dirinya telah berhasil membranding kain endek hingga terkenal ke mancanegara.

Kini saatnya, kata dia, Kota Klungkung dijadikan sebagai pusat perdagangan kain tenun khas Bali tersebut.

"Semua itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahtaraan pengrajin yang nantinya berimbas pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," ujar Rai Mantra.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar