BI Perkirakan Harga Komoditas 2018 Menurun

Rabu, 24 Mei 2017 | 20:03 WIB
Share Tweet Share

Gubernur BI Agus Martowardojo [istimewa]

[JAKARTA] Bank Indonesia (BI) memperkirakan tren kenaikan harga komoditas tidak berlanjut  hingga tahun 2018. Karena itu BI mendesak agar pihak  swata ikut mengambil peran sebagai mesin pendorong ekonomi Indonesia.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun depan diperkirakan 3,6 persen, naik dari perkiraan laju ekonomi tahun ini 3,5 persen. Namun hal itu belum tentu menjadi kabar baik bagi Indonesia.

"Kami perkirakan di 2018 harga komoditas sedikit menurun," kata Agus kepada media di Jakarta.

Harga komoditas mulai membaik dan mendorong perbaikan ekspor Indonesia sejak akhir tahun 2016. Bahkan, ekspor menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama 2017 yang mencapai 5,01 persen.

Komoditas yang naik harga antara lain batubara. Pada perdagangan 22 Mei 2017, harga batubara di pasar ICE mencapai 75,05 dollar AS per metrik ton, naik 47,74 persen dalam setahun.

Agus berharap konsolidasi sektor riil, baik korporasi dan perbankan akan selesai pada tahun ini. Dengan demikian, swasta bisa lebih berperan dalam pertumbuhan domestik mulai semester kedua 2017 dan tahun 2018.

"BI sekarang ini belum bisa merespon target pertumbuhan ekonomi di 2018 sebagai bagian dari proses menyusun APBN 2018," tambah Agus.

Editor: Sifi Masdi


Berita Terkait

Komentar